Ads 468x60px

Featured Posts

Jumat, 19 Desember 2014

HATI HATI KALAU DI ATM

MOHON PERHATIAN ...!!!
Sedikit informasi yg punya rekening MANDIRI. kalau sewaktu ambil uang dan kemudian di ATM ada stiker Call Mandiri dengan No. Telp: 02133131777 ( Palsu ), sebaiknya cancel saja & jangan tarik dulu uang di ATM itu, Coba anda cabut dahulu stiker itu. Mesin itu sudah diotak-atik, pasti kartu ATM anda akan tertelan dan uang anda akan raib/hilang semua. Mohon disebarkan ke temen2 yang lain, itu sindikat baru di Jakarta, Jogja, Surabaya, Medan, sudah banyak kejadian, it's Real, Be Carefull Friends. Please Forward And Just Broadcast.!
Benar sekali apa yang di share kan diatas, untuk diketahui dan diingat Nomor CALL MANDIRI yang ASLI adalah 14000 dan (021) 5299-7777 TIDAK ADA YANG LAIN, dan dipasang dalam bentuk Acrylic Warna Tulisan Biru. Jadi kalau ada yang bentuknya tidak seperti itu, berarti itu nomor palsu.
Semoga bermanfaat. Tolong diinfokan ke teman2 laen. Ini modus yang lagi happening di MANDIRI.
Waspadalah selalu, kejahatan selalu mengincar anda.!
read more

Jumat, 31 Oktober 2014

HATI HATI MODUS PENIPUAN CEK, SIUP DAN SURAT KETERANGAN TANAH TERCECER DIJALAN



HATI- HATI PENIPUAN JENIS BARU,AMPLOP BERISI CEK DISEBAR DIJALAN

Ini peringatan bagi masyarakat yang menemukan amplop di jalan. Gara-gara tergiur cek palsu yang ditemukan di pinggir jalan, Abdul Gofur (58), warga Jalan Opak 16, Pengantigan, Banyuwangi, Jawa Timur kehilangan uang Rp 1,6 juta, Jumat (18/2) kemarin. Ia tertipu orang yang mengaku pemilik cek tersebut.

Aksi penipuan yang menimpa korban berawal dari penemuan amplop cokelat di depan tokonya, Kamis (17/2) sore. Kala itu, korban sedang duduk di depan toko. Pria ini melihat sebuah amplop cokelat tergeletak di atas aspal jalan. Karena curiga, dia bergegas memungutnya. Betapa terkejutnya, setelah diperiksa, ternyata berisi lembaran Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) milik PT Cahaya Mandiri, Jalan Imam Bonjol Timur 17 C-8, Denpasar.

Yang mengejutkan lagi, di dalamnya terdapat selembar cek BCA senilai Rp 1,7 miliar atas nama Chandra Kirana, warga Pondok Purnawirawan SS 99, Badung. Selain dua lembaran berharga itu, ditemukan juga surat keterangan tanah milik Chandra Kirana lengkap dengan nomor telepon. Sekilas, lembaran berharga itu mirip asli, bahkan ada stempel dari instansi yang bersangkutan. Berniat ingin membantu, korban menghubungi nomor telepon yang tertera di dalam SIUP.

Telepon korban disambut hangat oleh pelaku. Bahkan, dia menawarkan uang tali kasih senilai Rp 25 juta melalui rekening. Korban sempat menolak dan menawarkan bertemu di Bali. Namun, pelaku ngotot meminta nomor rekening. Korban akhirnya percaya dengan tawaran tersebut. Kemarin pagi, sekitar pukul 09.30 WIB, pelaku kembali menghubungi korban.

Dia meminta korban ke ATM untuk mengecek transferan. ''Saya hanya menurut saja,'' ujar korban yang mantan pesulap ini. Di mesin ATM sebuah bank, pelaku memandu korban melalui sambungan telepon. Saat inilah, korban merasa seperti terhipnotis. Ketika diminta menambah saldo hingga Rp 1,6 juta, korban langsung menurut. Termasuk, saat disuruh menekan tombol transfer di mesin ATM. Korban baru sadar tertipu setelah melihat saldo di rekeningnya sudah habis. ''Saya sempat telepon lagi pelakunya. Dia justru menjawab, uang segitu diikhlaskan saja,'' kata korban. Aksi penipuan model baru ini langsung dilaporkan ke Polsekta Banyuwangi.

Korban berharap tidak ada lagi warga yang tergiur dengan temuan cek palsu tersebut. Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku cukup menggiurkan. Hebatnya lagi, hingga kemarin, nomor yang digunakan pelaku masih aktif. Untuk mengelabuhi para korban, pelaku selalu berpura-pura berada di bank untuk mentransfer uang. Dia juga menggunakan orang lain dengan mengaku sebagai petugas bank. ''Ini modus penipuan gaya baru yang harus diwaspadai,'' pungkas korban. Yang membuat korban jengkel, alamat yang disebutkan dalam SIUP ternyata rumah dinas Kapolda Bali. Menurut korban, pelaku berlogat bahasa luar Jawa dan Bali. (udi)

SUMBER : http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=2&id=48314

Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Cek senilai 1,7 milyar menghebohkan warga Rogojampi. Kertas berharga itu ditemukan sejumlah warga dalam sebuah amplop warna coklat. Selain berisi cek, dalam amplop itu juga berisi dua lembar kertas berlogo Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manokwari, Papua dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Propinsi Bali.

Pada lembar BPN itu tertulis surat keterangan tanah seluas 46.927 m2 milik Candra Kirana Presiden Direktur PT. Cahaya Mandiri yang berkantor di Jalan Imam Bonjol Timur 17 C-8 Denpasar, Bali . Dalam surat itu Candra tertulis tinggal di Jl. Pondok Purnawira SS-99 Denpasar Barat. Surat itu menawarkan sebuah investasi dalam jumlah besar.

Sedangkan di lembar Disperindag Propinsi Bali tertulis perusahaan milik Candra yang bergerak dibidang kontruksi dan penyediaan mekanikal. Stempel asli dan logo Pemda Bali tertuang jelas pada lembar kertas itu.

Tak kurang delapan amplop ditemukan warga dalam jangka waktu yang hampir bersamaan. Amplop-amplop berisi surat berharga itu kini diamankan aparat Polsek Rogojampi. “ Surat ini aspal atau asli tapi palsu,” terang Kapolsek Rogojampi Kompol Bagio MM melalui Kanitreskrim Ipda Winardi.

Selebaran itu lanjut Winardi sengaja disebar pelaku penipuan untuk mencari keuntungan pribadi. Modusnya, penemu amplop yang bakal terkaget-kaget melihat angka dalam cek yang luar biasa besar dipastikan menghubungi pemilik surat . Selanjutnya, pelaku akan meminta penemu mengirim kembali surat itu ke alamat aslinya sambil menyertakan nomer rekening bank untuk pengiriman biaya ganti rugi. “Isi rekening penemu selanjutnya dikuras,” sebut kanit.

Penipuan jenis ini biasanya melibatkan pelaku tingkat tinggi. Para penemu diminta tidak terkecoh dengan foto direktur, cek serta kertas berharga lain dalam amplop. Modus seperti itu sengaja dihembuskan pelaku untuk memancing penemu agar mudah dikelabuhi.

Selain di Rogojampi, laporan yang sama juga didapat Winardi dari saudaranya yang tinggal di Banyuwangi. Atas sarannya, sang kerabat diminta untuk tidak mengabaikannya. “Awa situ bahaya,” pesannya.(emte/jb1)
read more

Minggu, 26 Oktober 2014

CERITA WANITA TERTIPU OLEH PENJAHAT DUNIA MAYA

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule London”

HL | 25 October 2014 | 17:32 Dibaca: 2589   Komentar: 35   18
14142105971214132789
https://www.facebook.com/profile.php?id=100006974715887
Jatuh cinta pada “bule London” yang dimatanya begitu soleh, BMI Hongkong ini mengalami kerugian 60  juta rupiah.  Kini ia  harus membayar cicilan hutang ke bank, sedang si “bule London” dan komplotannya  berkipas dengan uang jarahan sang pahlawan devisa.
” Ibu, bolehkah  saya berkenalan?  Saya ingin cerita tentang masalah saya.”
Demikian sebaris pesan yang kuterima minggu lalu lewat FB dari seseorang sebut saja namanya Marni yang bekerja di Hongkong. Ia tahu namaku dari mas K yang juga mulai aktif mencegah penipuan dunia maya.
Bulan July 2014, Marni yang tak lagi memiliki orang tua berkenalan dengan “bule London” bernama Nelson Williams yang dimatanya begitu istimewa. Bukan karena ketampanan atau bule yang membuat ia jatuh cinta tapi kesolehannya. Demikian alasan Marni saat kutanyakan apa yang membuatnya  jatuh cinta pada lelaki maya itu?
Setiap hari Nelson mengingatkan Marni untuk sholat. Ia sering bersumpah membawa nama Allah bahwa ia serius mencintai Marni dan akan mengajaknya tinggal di London. Marni yang tak pernah tahu kejamnya scammers dengan polos percaya saja, apalagi saat itu ia sedang ada masalah dengan adik adiknya.
Pada bulan Agustus 2014, Nelson mengirim paket tanda cinta yang isinya barang barang mewah. Dikirim dari London ke Hongkong tapi mampir dulu di Bandara Soekarno Hatta . Disini Marni sedikit curiga, koq paket harus mampir ke Indonesia namun dengan rayuan mautnya berhasil meyakinkan Marni.
Seperti biasa scammer ini bekerja sama dengan wanita Indonesia yang dijadiin pacar sekaligus budaknya. Ada juga yang hanya dipakai rekeningnya untuk menampung uang jarahan dengan komisi menggiurkan. Nauzubillah teganya mereka menghisap  darah bangsa sendiri.
Marni diberitahu Nelson bahwa paket sudah ada di Indonesia, lalu dua hari kemudian seorang wanita namanya Sri Sugiati yang mengaku dari perwakilan Harison Express Courier menelpon dan minta uang untuk menebus paket tsb. Marni yang masih bingung kembali diyakinkan oleh kekasih bulenya bahwa paket itu memang ada sambil bersumpah membawa nama Allah.
Akhirnya dengan meminjam pada bank di Hongkong, Marni memenuhi semua permintaan sang kekasih hingga total  Rp. 60.000.000,- yang dikirim pada orang orang berbeda. Seperti biasa  paket tak pernah sampai tapi si Nelson masih minta uang lagi.
Aku minta Marni stop kirim uang  dan aku jelaskan bahwa photo yang digunakan itu photo curian. Kekasih maya yang selama ini mengajaknya  pacaran bukanlah bule asli.
“ Ibu, aku kirim uang kepada beberapa wanita yaitu SS, RH tapi yang kirim lewat bank dilakukan oleh pihak keluarga di Indonesia. Mungkin mereka tak menyimpan buktinya. Sedang aku simpan bukti kirim uang lewat Western Union atas nama Erika. Aku sudah kehilangan semuanya bu, aku tak tahu harus bagaimana lagi. Dosa apa yang sudah kulakukan hingga aku mendapat cobaan seberat ini? Aku harus bagaimana bu? “
Data si scammers :
Nomor nomor telpon yang digunakan si scammers dan komplotannya :
+447031864992, +627789106889, +6281991102216
Akun FB si scammer :
14142105971214132789
https://www.facebook.com/profile.php?id=100006974715887
1414210730988610370
Bukti tanda terima kiriman paket
1414210768124253300
Bukti kiriman uang
1414210835895288668
SIM Palsu
Kesimpulan kisah diatas :
  • Perusahaan Harisson Express Courier tak pernah ada, websitenya juga bodong

  • Alamat yang tercantum adalah warehouse di London

  • Korban sangat lugu dan tak mengerti apa itu scammer

  • Komplotan ini beroperasi di Indonesia.

  • SIM yang diperlihatkan PALSU

  • No +447031864992 adalah free UK numbers yang bisa didapat gratis sebagai fasilitas forward/divert dari no Hp asli kita.  Ini ARTIKELNYA
Hari itu juga aku pajang akun FB  Nelson William di page “ WSC” tak lama photonya di hapus. Lalu dia kirim pesan pada Marni yang berpura pura tak tahu.
Honey ini aku buat FB baru khusus untuk kamu karena banyak yang kirim pesan ke inboxku”
Dalam hatiku, prett!! Ya jelaslah banyak yang kirim pesan karena dimaki rame rame sama members WSC.
Setiap mendengar BMI wanita tertipu lelaki dunia maya, hatiku  sangat miris dan sedih, karena tahu uang yang hilang  tak akan pernah kembali. Aku membayangkan  mereka kerja banting  tulang, jauh dari keluarga tapi dengan  teganya dijadikan sasaran para scammers.  Mau melapor ke bank dan mencari alamat si penipu lewat akunnya ? Uang pasti  sudah ditarik cash , selain itu  butuh surat dari kepolisian untuk melacak alamat seseorang. Sedang yang melapor harus korban sendiri.
Sudah begitu banyak korban berjatuhan khususnya BMI wanita , dari soal cinta maya hingga toko online namun sayang  penyuluhan dari pemerintah tentang kejahatan dunia maya  tak pernah terasa gaungnya.  Padahal ratusan juta uang mereka melayang sia sia ditipu scammers lokal dan international.
Aku sudah menulis banyak artikel tentang korban, aku sudah kirim  email ke pihak pihak terkait dan  aku persilahkan  siapa saja untuk share tulisan tulisanku, namun apa yang  kulakukan tak mampu menjangkau jauh. Namun aku tak akan putus harapan untuk mengingatkan saudara saudaraku. Semoga ridho Allah menyertai langkahku. Amin.
” Kita tak mampu mencegah manusia jadi penipu, tapi kita mampu menjaga diri agar tak tertipu. Jika sesuatu itu TOO GOOD TO BE TRUE ? Itu sih ADA UDANG DIBALIK BATU! Jadilah wanita Indonesia yang cerdas bermartabat!”
“Mari Selamatkan Pahlawan Devisa Dari Kejahatan Dunia  Maya”
read more

Jumat, 22 Agustus 2014

Mrs. Scot Grey

Dear Friend,

I have to thank God this moment for his direction as regards this mission. God want me to complete this mission hence, I got your contact.I know you maybe wondering how I got your contact email.

Actually when I heard from the doctor that my condition has become so critical, I had to reach out to a Christian Sister, who assisted me in searching for your contact in order to help me utilize this wealth the way I am going to instruct herein, and even the sister that helped me in this regard doesn't know the purpose for which I intend to contact you. I have prayed about it and it has been revealed to me that you can make judicious use of the resources for its intended purpose. I am currently sending you this mail from my sick bed in the hospital.My husband earned these funds (10,800,000.00 USD) but he died in a plane crash and left everything behind for me and I will join him soon due to my ill health.

Due to my infertility resulting from medical problems I became barren. God has a reason for everything. I would want you to contact my lawyer;

Barrister Peter Clark
Email: peterclarkfirm.lawyer@outlook.com
         
Ensure to use a greater portion of the funds for its purpose in fulfillment of my last wish.

You are Blessed.
Mrs. Scot Grey
read more

Mr.Chucks Nashville

My name is Chuck Nashville , i work as the head of Priority Finance Deposit with British Virgin Island Offshore Investment Company Incorporation Deposit.

  I would need your consent to present you as the next of kin to our late customer who died in the recent Malaysian Airways Flight that crashed in Donetsk - Ukraine. He was a wealthy businessman who has a deposit value of $50,000,000 ( Fifty Million United States Dollars) in our vault, he died without any registered next of kin as he was long divorced and had no child.

  I was his deposit manager and have in my possession all the documents required to present you as his Rightful Receiving Beneficiary/Next of Kin. The major reason why I decided to contact you is because you share the same nationality with our late client and I can perfectly file an application of claim via a n International Solicitor Firm in the of Global Legal Investment Aid as The Rightful Receiving Beneficiary/Next of Kin of the depositor.

  We can work together to claim this fund. Please listen, this is real and goes on in deposit vault all over the world without people knowing. Let us utilize this opportunity because it does not come always. A lot of customers open Deposit accounts in different Vault without the knowledge of their families and when they die, such money will be claimed by the Vault and declare the account frozen.

  Unless someone comes to claim it, the Managing Director will enrich himself with other people’s money without the knowledge of the shareholders and board of directors of the Vault. Upon your confirmation of this message and indicating your interest, I will furnish you with more details. Please endeavor to provide me with the following so that we can discuss in details;

1) Mobile phone numbers.
2) Full name.
3) Contact address and occupation.
4) Nationality.

Yours Sincerely
Mr.Chucks Nashville
chucksnash@usa.com
chucksnash@blumail.org
read more

David Pascalle.

Message From David Pascalle,


Dear One,

I am writing this letter with due respect and heartily of tears since we have not known or met ourselves previously. I am asking for your assistance after I have gone through a profile that speaks good of you. I will be so glad if you can allow and lead me to the right channel towards your assistance to my situation now. I will make my proposal well known if I am given the opportunity.

I would like to use this opportunity to introduce myself to you. well, i am Michou Adams and I know that this proposal might be a surprise to you but do consider it as an emergency In nutshell, My (late) father was a very wealthy gold and cocoa merchant who based in Africa respectively. But he was killed along side with my mother during last year's Rebel attack and all his properties was totally destroyed.

However, after their death I managed to escape with a very important document (DEPOSIT
CERTIFICATE (4.5m, Euro) Four Million Five Hundred thousand Euro deposited by my late father in the bank which i am the next of kin.

Meanwhile,i am saddled with the problem of securing a trust worthy foreign personality to help me
transfer the money over to his country and into his possession pending my arrival to meet with him.
Furthermore,you can contact the bank for confirmation and i will issue a letter of authorization
on your name,that will enable the bank to deal with you on my behalf.

I am giving you this offers as mentioned with every confidence on your acceptance
to assist me or take me as your child and manage the money. I am inclined to offer you 30% of the total sum as a mode of compensation for your effort after the successful transferring of these fund to your nominated account overseas Conclusively, i wish you send me a reply immediately as soon as you receive this proposal, please write me back.

Best Regards,
David Pascalle.
read more

Ban Ki-Moon

  The United Nations    Headquarters, New York 
  United Nations Compensation Unit, In Affiliation with World Bank  Ref: U.N/WBO/042UK/2014. Congratulations

Attn: Beneficiary,     
         
                How are you today and Compliments of the season! Hope all is well with you and your family? You may not understand why this mail was sent to you. We are the office of Debt Resolution Payment  Allocation Department Unit (DRPADU),we had  been had several  meeting with the  Secretary of the  (U N) with  (IMF)Board of  Committee , which just ended few days ago. In fact the (agenda) of  the meeting was basically  for the compensation of  all the people that have not received his/her  unpaid Contract payment of any Debt, like lottery or may be scammed by one way or the other by  some offices or individual in any part of the world, For this reason, (UN) in Affiliation with (IMF) (WORLD BANK) have agreed to compensate  such (VICTIM) with  the total sum of USD$ 2.5Million Dollars to every Individual or Group concerned,

So, my dear  friend you received this email because you  are enlisted among  those  to part take in this excise. This includes every both local and foreign contractor that may have not received their contract amount since inception, and all the people that have had an unfinished transaction or international businesses that failed due to some problem from government authorities. We found your name in the list of those who are to benefit from this  compensation exercise and that is why we are contacting you, this have been agreed upon and have been signed officially by the UN Secretary.

Therefore, you are advised to contact the officer In-Charge of this excise Mr. Issa  FARUQ of our  paying center in Africa Region, he is our representative in Burkina-Faso, Note officially that to avoid delay of your funds, this paying  bank has been instructed to choose  two kinds  of payment modality to receive their funds urgently without any delay. Either by (International Cheque or ATM Card) Please contact  the officer in-charge  immediately for  your payment  of USD$2.5 Million Dollars.

This fund will be paid to you through Bank International Cheque or ATM Card for urgent and security purpose! So, he will send to you either of the two payments as programmed  which will enable you to start accessing your money immediately in your choice Bank.Send to him you’re full Name and telephone number and your correct mailing Home or House address where you want to receive it from the paying bank through the office in charge in the person of Hon.  Mr. Issa FARUQ who is Officer In-Charge of the U.N.Compensation and Resolution Unit Africa, Remember your payment Code is as follows: UBABANKBF/DPI/829014

Kindly reaches him through the contacts information below.

DIRECTOR IN CHARGE
U.N.Compensation and Resolution  Unit African Region.
Hon: Issa  FARUQ
E-MAIL: mr.issafaruq@gmail.com
TELEPHONE+226 60 49 50  51
FAX: +226 50 38 09 50

I apologize on behalf of my organization for any delay you might have encountered in receiving your fund in the past, but nevertheless, hoping  to hear from you as soon as you cash your Bank Draft.We believe in making the world a better place for all of us. You are required to contact the above person and furnish him with the following of your information that will be required to avoid any mistakes:-

1. Your Full name:
2. Your Country:
3. Contact Address:
4. Telephone Number:
5. Fax Number:
6. Marital Status:
7. Occupation:
8. Sex:
9. Age:

Congratulations.
Regards,
Secretary-General
Ban Ki-Moon
http://www.un.org/sg
read more
 
HATI HATI KITA SEMUA TERHADAP JENIS PENIPUAN BERBAGAI BELAHAN DUNIA.